Sunyi
Kesunyian itu membungkammu dari keegoisan, mencurahkan apa
yang kau rasakan. Menangislah dalam kesunyiannya, luapkan hingga kau tak bisa
lagi merasakannya. Semakin hening, sampai kau bisa tersadar dengan logikamu
yang berjalan bukan hati. Hingga kau belajar dewasa darinya, belajar kuat dan
tegar.
Apa kau tau? Dunia ini tidak akan berhenti hingga saatnya ia
berhenti dengan sendirinya. Selama itu, jika kau masih bisa bernafas, sadarlah
bahwa kau masih harus berjuang, bahwa duniamu belum berhenti. Masih ada
orang-orang yang harus kau bahagiakan, jadikanlah mereka sebagai pejuang
dalam sunyimu. Raih apa saja yang belum
sempat kau genggam. Kejar semua hal yang belum sempat kamu dapat. Gapai segala
sesuatu yang belum sempat kau capai. Rapuh adalah hal biasa, yang menjadikannya
berbeda adalah bagaimana kamu menyikapinya.
Dunia ini memang penuh drama, sungguh ingin berlari
kemanapun rasanya. Tangis dan getir, riuh dimana-mana. Sekarang hidup ada ditanganmu.
Tinggal atau beranjak, semua adalah pilihanmu. Ingat, kau masih punya Tuhanmu.

Komentar
Posting Komentar