Teruntuk Aku di Masa Depan


Jalanmu mungkin saja berliku dan penuh kerikil kehidupan.
Tapi tak apa. Mereka menjadikan kakimu lebih kuat,

Mungkin saja jalanmu dan beberapa orang tak lagi bersimpangan.
Tapi tak apa. sadarilah jarak yang terbentuk. Mereka memberimu ruang untuk bernafas lebih lega.

Mungkin saja mimpimu tak lagi senyata dulu.Tapi tak apa. Ambil waktu. Ingatlah garis ini : yang membelah langit dan bumi yang menjadikanmu berdiri tegak diantara kedua kakimu.

Garis awal, serta harapan yang menyertainya.
Hei, sadarlah ! dirimu hanya diinginkan menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak bergantung dengan siapapun, mandiri. Mungkin inilah cara untuk mendewasakannya.

Ingatlah itu selalu.

Dari aku yang sekarang, agar kau tidak kembali jatuh.

Komentar